Rasanya menyenangkan sendirian, tidak harus tersenyum dan tampak gembira. Lega memandang murung keluar jendela, membiarkan kesedihan mengalir. Ketika harus memikirkan esok pagi, kota ini terasa sepi, tak ada kebisingan yang familiar. Listrik yang menjadi sumber cahaya ketika malam pun mati. Tapi aku masih dapat melihat kunang-kunang di kota ini, yang membuatku terkejut tidak hanya satu kunang. Berapa jauhnya yang aku tempuh, aku membayangkan suasana ini sebelumnya. Tapi saat ada di dalamnya, aku bisa merasa seluruh jiwa dan ruhku tersenyum sekian detik. Bukan ini!
#30HariMenulisSuratCinta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar